Wide Area Network (WAN) adalah suatu jaringan yang memiliki
jarak yang sangat luas. Jarak yang luas membuat WAN sangat cocok digunakan
untuk menghubungkan antar kota, Negara
bahkan Benua. Teknologi WAN menggunakan berbagai macam Transmisi diantaranya seperti
telepon, kabel bawah laut ataupun satelit. Kecepatan dari sebuah WAN beragam
mulai dari 2 Mbps sampai 625 Mbps. Kecepatan dari sebuah WAN dapat dipengaruhi
oleh desain, hardware yang digunakan atau jenis transmisi yang digunakan.
A.
Peralatan dan teknologi WAN
Peralatan WAN ialah perangkat keras yang
digunakan untuk sebuah Jaringan WAN. Dalam membangun Jaringan WAN dibutuhkan
perangkat seperti perangkat sebagai sebuah penghubung jaringan maupun sebagai
penghantar sinyal. Berikut daftar Peralatan WAN
:
1.
PC / Laptop
Dalam sebuah Jaringan WAN PC / Laptop digunakan untuk memanajemen Server
selain itu dapat menjadi sebuah Client.
2. NIC (Network Interface Card)
NIC sebenarnya menyatu dalam sebuah PC karena fungsi dari NIC yaitu
menghubungan antara PC/Laptop agar dapat terhubung ke Jaringan sesuai dengan
konfigurasi dari Server.
3. Kabel TP (Twisted Pair)
Kabel Twisted Pair memiliki 2 jenis kabel yaitu :
·
UTP (Unshielded Twisted Pair)
·
STP (Shielded Twisted Pair)
Kedua jenis kabel TP itu dapat
digunakan dan ingin menggunakan yang mana tidak masalah. Fungsi dari Kabel TP
ialah menghubungkan antara Access Point dengan Komputer Server.
4. Antena
Terdapat 2 jenis umum Antena yang digunakan untuk WAN yaitu Antena Omni
dan Antena Grid. Antena Omni biasanya digunakan untuk memperluas Area Coverage
Sinyal secara 360 derajat dari WAN. Dalam sebuah jarinngan WAN Antena Grid
digunakan untuk mengarahkan sinyal Wireless dan alat yang digunakan untuk
melakukan koneksi point to point maupun point to multipoint.
5. Access Point
Dalam sebuah jaringan Access a memancarkan Point berfungsi memancarkan
koneksi data melalui Gelombang Radio (Wi-Fi) ke Client dan pengatur Jairngan.
Access Point dan antena Omni sebenarnya sama-Sama memancarkan koneksi Data
namun jangkauan dari sebuah AP lebih kecil sehingga untuk memperluas jangkauan
pancaran Koneksi Data digunakanlah sebuah Antena Omni.
B.
Standar WAN
WAN menggunakan hanya ISO Layer 1 dan Layer
2 saja. Standar WAN umumnya menggambarkan metode layer 1 dan kebutuhan layer 2
termasuk alamat fisik dan Aliran Data. Berikut ini adalah yang mengatur standar
WAN :
1.
Internatinal Telecomunication Union -
Telecomunication Standarization Sector (ITU-T)
2.
Consultative Committee for International
Telegraph and Telephone (CCITT)
3.
International Organization for Standarization
(ISO)
4.
International Engineering Task Force (IETF)
5.
Electronics Indutries Assocation (EIA)
C.
Akses WAN
Akses WAN tentunya terdapat kaitannya dengan
Frame Relay. Frame Relay adalah Protokol WAN yang memiliki performa tinggi.
Frame Relay berjalan layer fisik dan layer data link. Selain itu Frame Relay
dapat diartikan sebagai perangkat komunikasii data packet-switched yang dapat
menghubungkan beberapa perangkat jaringan dengan Multipoint WAN. Frame Relay
membagi informasi menjadi frame atau paket. Dari frame-frame itu masing-masing
memiliki alanat yang digunakan oleh jaringan untuk menentukan tujuan. Frame
tersebut akan melewati sitch dalam jaringan frame relay dan dikirimkan melalui
“Virtual Circuit” sampai tujuan.









